Ust. Nanang Mubarok: Hidupkan Ajaran Nabi

Masjid Nuha – Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman Masjid Nurul Huda berlangsung meriah, Ahad malam 6 September 2026.

Sebelum acara seremonial, ditampilkan pentas seni yakni musik Qasidah yang dibawakan Grup Qasidah Al Adhia dan tari anak Islami yang ditampilkan murid-murid Kelompok Belajar (Kober) Dinul Hasanah.

Acara juga diisi dengan pembacaan mahalul qiyam dari santri pondok pesantren Darush Sholah Kota Serang pimpinan Ust Refly Agustiono.

Selain itu juga dilakukan. pembagian hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai, hafalan surat dan azan.

Acara dihadiri Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Banten H Fahmi Hakim, SE serta jajaran, Lurah Banjarsari Ahmad Fakih, S.Pd, Ketua RW.09 Permata Banjar Asri Drs. Abdul Jalla Suhaemi, M.Si, dan Ketua DKM Jami Nurul Huda Maksuni Husen, para ketua RT, pimpinan pondok pesantren dan tokoh masyarakat.

Fahmi dalam sambutan mengatakan memakmurkan masjid tidak hanya dilakukan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW atau hari besar Islam lainnya, tetapi dilakukan sepanjang waktu.

“Jangan berhenti saat menggelar PHBI saja, seperti Maulid Nabi, tetapi mari Makmurkan masjid sepanjang waktu. Menjadikan masjid sebagai pusat kemajuan masyarakat,” kata Fahmi.

Ia menjelaskan orang-orang yang memakmurkan masjid adalah golongan orang yang mendapat hidayah. Fahmi yang juga Ketua DPRD Provinsi Banten ini mengutip Alquran dalam Surat At-Taubah ayat 18 yang artinya “Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Fahmi menyatakan jumlah masjid di Banten yang mencapai 9.820 masjid merupakan potensi yang sangat besar untuk digerakkan dalam rangka memajukan kehidupan masyarakat dengan berbagai kegiatannya.

“Saya doakan masyarakat Permata Banjar Asri yang hadir dalam peringatan Maulid Nabi ini hidupnya makmur dan berkah dan semuanya bisa berziarah ke makam Rasulullah melalui umrah maupun haji,” ucap Fahmi.

Ust.H Nanang Mubarok dalam ceramahnya mengajak semua kalangan melakukan evaluasi diri terhadap kondisi sekarang dimana banyak kebakaran hutan, erupsi gunung merapi sebagai pertanda kehidupan yang panas.

“Jangan-jangan karena kita tidak menghadirkan ajaran atau Sunnah Rasulullah dalam kehidupan nyata. Secara fisik Rasulullah telah tiada, tetapi ajarannya hidup sepanjang masa melalui sunnah-sunnahnya. Nabi adalah rahmat bagi umat manusia dan juga pemberi hidayah,” kata Nanang yang juga Ketua Umum DPP BKPRMI ini.

Ia menekankan umat Islam memperkuat keimanan agar senantiasa mendapat hidayah. “Jangan lupa untuk memperbanyak istigfar, memohon ampunan kepada Allah SWT,” katanya.

Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Mudzhar Khotib menyampaikan berbagai agenda dalam rangka Maulid Nabi telah berjalan lancar. Yakni dimulai dari Pawai Panjang Mulud, Cek Kesehatan Gratis, lomba mewarnai, lomba hafalan surat Alquran, dan azan.

“Terimakasih kepada semua pihak yang mendukung, bekerja keras hingga terselenggaranya acara Maulid Nabi berlangsung sukses,” tuturnya. (Red-1)***

Berita Lainnya